Terus Menerus Dibarui

 

Markus 1 : 4-11

 

Markus 1 : 4-11 adalah perikop yang menarik bukan saja karena cerita tentang pembaptisan Yesus, melainkan juga soal lokasi terjadinya peristiwa pembaptisan ini. Lokasi padang gurun adalah bukan sekedar sebuah tempat, tetapi juga tempat yang punya makna secara teologis. Begitu juga Sungai Yordan.

Dalam Perjanjian Lama, padang gurun adalah tempat bangsa Israel mengembara menuju Tanah Perjanjian, tempat di mana bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir kemudian memulai hidup sebagai orang merdeka di padang gurun dengan segala suka duka mereka, kemudian saat mereka akan memasuki Tanah Perjanjian maka mereka menyeberang Sungai Yordan dan kemudian sebuah era baru yaitu pengembaraan hidup dari yang lama di padang gurun, menuju hidup baru menetap di Tanah Perjanjian di mulai.

Perikop di Kitab Markus ini menjadi menarik dengan dua lokasi yang diceritakan yaitu padang gurun dan Sungai Yordan. Sebagaimana bangsa Israel menerima baptisan Yohanes di Sungai Yordan sebagai tanda era baru kehidupan mereka, setelah mereka melewati padang gurun hidup yang lama, maka sekarang mereka menjadi umat yang siap menghadapi hidup yang sudah diperbarui. Bagi umat baptisan adalah kehidupan yang dibarui, begitu juga bagi Yesus yaitu Dia meninggalkan hidup-Nya sebagai tukang kayu di Nazaret dan sekarang era baru sebagai Anak Allah yang taat, sebagai YESUS yang menyelamatkan manusia dari dosa segera dimulai. Ketika selesai di baptis itulah suara Allah menyatakan bahwa : Yesuslah Anak Yang Dikasihi dan dengarkanlah DIA”. Pesan yang bergema ribuan tahun yang tertulis dalam kitab Markus ini mengingatkan bahwa sebuah era baru disiapkan Tuhan bagi kita di tahun 2021, karena pengembaraan di padang gurun 2020 telah berakhir, kita menyeberangi ke tahun 2021 memulai sebuah era baru. Maka persiapkanlah hati dan hidup kita dengan pesan : “Yesuslah Sang Juru Selamat, dengarkanlah DIA”. Biarlah perjalanan hidup kita ini kita kaitkan erat dengan Yesus Kristus.

Selamat memasuki tahun 2021 dan selamat menerima Sakramen Perjamuan Kudus di awal tahun.

 

TPG. Esther Solichin