#AKUBERBAGI

“Ku menanti seorang kekasih yang tercantik yang datang di hari ini ...” sebuah penggalan lagu yang dinyanyikan oleh Iwan Fals terlintas pada saat menuliskan kata penantian. Seseorang yang menantikan kekasih tentulah dia rela menanti karena ada sebuah harapan akan bertemu dengan seseorang yang dia sayangi. Ada sebuah harga yang harus dibayarkan dalam dia menanti seseorang yang dia kasihi ini. Harapan yang ada adalah dia dapat melihat wajah indah berseri yang dapat menenangkan hatinya dan memberikan sukacita kepadanya.

Umat yang terkasih dalam Yesus Kristus, pada saat ini kita telah memasuki Minggu Adven yang kedua. Kita telah dua minggu menanti Sang Harapan itu akan datang pada saatnya nanti. Selama dua minggu ini kita mempersiapkan hati kita untuk menanti kelahiran Kristus. Lalu apa yang telah kita lakukan dalam menanti kelahiran-Nya? Biasanya bulan Desember ini di berbagai media sosial sibuk mempermasalahkan ornamen Natal seperti topi santa claus, topi rudolph, bahkan pohon Natalnya sendiri yang dimana ornamen-ornamen tersebut tidak mencerminkan simbol Natal yang sesungguhnya, bahkan tanpa ornamen tersebut Natal tetap akan jalan dikarenakan Natal adalah sebuah bukti janji Allah akan datangnya Juruselamat yang hidup. Oleh karena itu ditanya kembali, apa yang harus kita lakukan dalam merayakan Adven ini? Adven adalah masa penantian akan sebuah harapan sehingga di tengah penantian tersebut ada hal yang harus kita lakukan untuk menanti Sang Kristus.

GKI Kebonjati dalam melakukan perayaan Adven pada Minggu-Minggu Adven tidak hanya berdiam diri saja, melainkan melakukan kegiatan #AKUBERBAGI, dimana aksi-aksi sosial dilakukan kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia, Anak-anak Sekolah SLB-C (Tuna Grahita), dan aksi sosial sembako murah yang dilakukan oleh anak-anak Remaja GKI Kebonjati. Masa penantian dalam Adven ini tidak sekedar membeli baju baru, memasang ornamen Natal, merayakan liburan, namun umat diajak untuk berbagi kasih kepada orang-orang di sekeliling kita. Tagline #AKUBERBAGI harusnya menjadi semangat kita sebagai gereja dalam melakukan masa penantian ini. Allah pun telah berbagi kepada kita dengan memberikan Putera-Nya demi keselamatan umat manusia.

Marilah kepada umat yang terkasih dalam Yesus Kristus, masa Adven ini adalah masa dimana kita menumbuhkan spiritualitas berbagi kepada orang-orang lain. Masa penantian ini adalah masa kita merayakan sukacita bersama-sama dengan orang-orang yang termarginalisasikan. Masa Adven ini adalah kesempatan kita untuk merefleksikan diri kepada Tuhan bahwa Natal bukanlah sebuah hura-hura belaka, melainkan Natal adalah kesempatan awal kita untuk berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Soli Deo Gloria
#AKUBERBAGI

Pdt. David Roestandi Surya Sutanto